Tampilkan postingan dengan label TIPS 'n TRIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS 'n TRIK. Tampilkan semua postingan

Rabu, April 28, 2010

10 LANGKAH HEMAT AIR

Setiap hari orang Indonesia mengkonsumsi air rata-rata 144 liter! Separuh dari konsumsi air tersebut adalah untuk mandi. Demikian survei Direktorat Pengembangan Air Minum, Direktorat Jendral Cipta Karya pada 2006.
Coba, deh, terapkan 10 langkah hemat berikut ini. Bukan hanya lebih dari 70% konsumsi air per hari bisa dihemat, ketersediaan air tanah yang makin menipis pun bisa dijaga.1.Mandi dengan shower, daripada gayung dan bathub.
Mandi dengan gayung bisa menghabiskan sekitar 15 liter air sementara dengan bathub, paling tidak 100-300 liter air habis. Dengan pori yang membuat sebaran air lebih luas, menurut Nasrullah Salim, pemerhati masalah energi dan lingkungan, shower bisa menghemat air lebih dari 60%.

2.Matikan keran ketika cuci tangan, gosok gigi, bahkan berwudhu.
Batasi konsumsi air dengan gelas atau gayung. Menurut Metropolitan Water District of Southern California, AS, hal ini sanggup menghemat 11 liter air per hari. Tip dari Komunitas GreenLifestyle juga boleh ditiru. Sediakan gayung berdiameter 15 cm. Dengan solder kecil lubangi dinding gayung bagian bawah. Penuhi gayung, dan gunakan kucuran airnya.

3.Cuci peralatan makan dan pakaian dengan air tampungan.
Untuk membilas alat makan, gunakan air mengalir agar kotoran terbuang, “Pakai shower untuk menghemat” kata nasrullah. Tiap mencuci, kumpulkan alat makan dan pakaian kotor, lantas cuci sekaligus. Penuhi kapasitas maksimal, jika memakai bensin.

4.Tampung air bekas cucian tanpa detergen untuk menyiram tanaman atau kloset.
Menurut Metropolitan Water District of Southern California, kegiatan ini bisa menghemat 750 – 1.150 liter sebulan. Anda bisa juga menampung air hujan untuk menyiram tanaman, lho, bahkan untuk minum setelah diolah terlebih dahulu.

5.Kurangi konsumsi barang yang “menyedot” air.
Misalnya, kertas, daging dan nasi putih. Tahukah Anda produksi selebar kertas A4 80gr butuh 10 liter air? Produksi satu kilogram daging sapi menghabiskan 15.500 liter, sedangkan satu kilogram beras putih membutuhkan 3.400 liter. Belum lagi air untuk memasaknya. Klik www.waterfootprint.org untuk info lebih lengkap.

6.Gunakan ulang alat makan dan pakaian jika belum terlalu kotor.
Kalau Anda sering berganti gelas, Anda mengonsumsi air lebih banyak untuk mencucinya. Itu juga berlaku untuk pakaian yang belum kotor karena keringat atau noda.

7.Pakai sedikit deterjen untuk mencuci.
“Membilas deterjen butuh lebih banyak air” jelas staf divisi program AMPL (Air Minum & Penyehatan Lingkungan), Dyota Condrorini. Gunakan sabun bio-degradable dari bahan organic sehingga air bekasnya dapat dipakai ulang, setelah disaring dengan sumur resapan.

8.Siram tanaman di pagi hari.
Jika menyiram saat siang, matahari akan membuat air menguap sebelum diserap. Usahakan menanam di musim hujan saja karena pada awal perkembangannya, tumbuhan membutuhkan lebih banyak air.

9.Kurangi frekuensi memotong rumput.
Anda bisa menghemat 1.900-5.700 liter air per bulan, menurut Metropolitan Water District of Southern California. Rumput yang pendek butuh air lebih banyak.

10.Perbanyak bidang resapan di halaman.
Metode ini disebut biopori. Tujuannya, air meresap ke dalam tanah daripada mengalir di permukaan. Buat lubang silindris secara vertical ke dalam tanah dengan diameter 10 cm dan kedalam 100 cm dari yang pertama.
Selengkapnya...

10 WAYS TO GO GREEN and SAVE GREEN

Berikut ini adalah 10 langkah mudah yang dapat kita lakukan untuk membantu mengurangi dampak lingkungan, menghemat uang kita, dan hidup sehat yang menyenangkan :


1. Menghemat energi untuk menghemat uang
• Mengatur termostat beberapa derajat di musim-musim tertentu untuk untuk menghemat biaya pemanasan dan pendinginan.
• Memasang lampu neon kompak bulbs (CFLs), ketika lampu pijar sudah habis terbakar.
• Lepas colokan listrik bila peralatan tersebut tidak digunakan.
• Cuci pakaian dalam air dingin bila memungkinkan. Sebanyak 85% dari energi yang digunakan untuk mesin cuci pakaian, sigunakan untuk memanaskan air.
• Gunakan energi pengeringan murni berupa panas matahari untuk menghemat energi yang digunakan mesin pengering.2. Menghemat air untuk menghemat uang
• Mengurangi penggunaan shower dapat mengurangi tagihan air dan listrik.
• Biarkan tanaman kekurangan air. Banyak tanaman yang dapat meminimalkan penggunaan air apabila keadaannya memang kurang memungkinkan.

3. Mengurangi bahan bakar = menambah uang
• Berjalan kaki atau bersepeda ke tempat-tempat yang tidak terlalu jauh dapat menghemat onkos parkir serta meningkatkan kualitas kesehatan kita.
• Pertimbangkan untuk menggunakan telekonferen ketika akan mengadakan pertemuan dengan klien yang jaraknya cukup jauh. Meskipun harus membayar sewa atau membeli peralatan mahal, hal ini dapat menghemat pengeluaran dalam jangka panjang.
• Saran untuk pemerintah untuk lebih menekankan pengeluaran untuk pembangunan jalur pejalan kaki dan jalur sepeda. Pembangunan dan perbaikannya jelas lebih murah daripada pambangunan jalur kendaraan bermotor. Selain itu kesehatan kita juga dapat lebih meningkat serta memperbaiki kualitas udara kota dan lalu lintas.

4. Konsumsi cerdas
• Biaya pembelian daging dapat lebih mahal jika kita turut mempertimbangkan biaya kesehatan dan lingkungan.
• Tingkatkan pembelian produk lokal yang lebih manusiawi, daging organik, telur, telur, sayuran, buah-buahan, yang bisa kita dapatkan secara alami (masih segar).
• Menonton video atau membaca artikel mengenai makanan lokal dan hasil laut sangatlah tidak merugikan.

5. Lewati air kemasan
• Gunakan filter air atau memasak air untuk minum daripada membeli air dalam kemasan. Tidak hanya air kemasan itu lebih mahal, tetapi juga menghasilkan banyak kontainer sampah plastik.
• Gunakan botol yang yang dapat digunakan kembali, sebaiknya alumunium atau bahan stainless daripada plastik, serta selalu gunakan saat kita bepergian ataupun di tempat kerja.

6. Berpikir sebelum membeli
• Coba online untuk mencari produk baru atau bekas berkualitas. Baru pindah tempat tinggal dan atau sedang mencari perabot tambahan, cobalah untuk bertanya di internet. Bisa saja kita mendapatkan perabot murah maupun gratis.
• Memperhatikan pasar serta perkembangan toko-toko yang menyediakan barang-barang sehari-hari seperti pakaian.
• Saat membeli sesuatu, pastikan bahwa itu barang yang bagus atau bukan.
• Carilah referensi terperccaya yang membahas tentang apa yang akan terjadi saat kita membeli sesuatu. Pembelian pasti akan menimbulkan dampak yang nyata, akan lebih baik atau tidak.

7. Pertimbangkan untuk meminjam daripada membeli
• Meminjam di perpustakaan, pada teman, ataupun menyewa di rental. Selain dapat menghemat pengeluaran, juga dapat mengurangi jumlah limbah kertas, tinta dan berbagai jenis plastik.
• Selalu memiliki kebiasaan berbagi. Kenali tetangga kita agar bisa saling berbagi.

8. Membeli dengan cerdas
• Beli dalam jumlah besar. Membeli secara borongan dapat menghemat uang, kemasan, dan juga mengurangi emisi.
• Berinvestasi dengan produk berkualitas tinggi dan tahan lama. Kita akan membayar lebih sekarang, tetapi kita akan senang karena tidak perlu mengganti atau memperbaikinya terlalu sering. Hal ini dapat menghemat uang dalam jangka panjang dan tentunya dapat mengurangi jumlah sampah.
• Memakai pakaian yang tidak perlu di-dry-clean. Hal ini dapat menghemat pengeluaran dan penggunaan bahan-bahan kimia beracun.

9. Hindarkan barang-barang elektronik dari tempat sampah
• Jagalah ponsel, komputer, dan barang elektronik lain yang kita miliki selama yang kita bisa.
• Sumbangkan barang yang sudah tidak kita butuhkan kepada pihak lain. Daur ulang barang yang kita anggap sampah kepada pihak yang bisa bertanggung jawab. Sampah elektronik yang mengandung mercury dan bahan kimia lainnya merupakan masalah yang sedang berkembang saat ini.
• Mendaur ulang barang-barang elektronik dan berbahan kimia menjadi produk yang dapat digunakan kembali maupun menjadi barang koleksi.

10. Membuat bahan pembersih sendiri
• Kita dapat membuatnya secara efektif untuk membersihkan barang-barang yang tidak mengandung bakteri berbahaya kapanpun kita butuhkan. Kita hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana, seperti baking soda, vinegar, lemon, dan sabun.
• Dengan membuat bahan pembersih sendiri, maka dapat menghemat uang, waktu, dan kemasan. Selain itu juga kualitas udara ruangan kita akan menjadi lebih baik.
Selengkapnya...

50 Tips Mengurangi Global Warming

Sebenarnya kita tidak memerlukan perubahan yang radikal untuk membantu Bumi ini menjadi lebih bersahabat. Ubahlah beberapa rutinitas yang dapat menurunkan “jejak karbon Anda”. Yang pada akhirnya akan menghemat uang Anda juga. Tetapi yang terpenting adalah kita memberikan anak cucu kita tempat yang lebih baik untuk ditinggali.


Berikut adalah 50 Tips Mengurangi Global Warming untuk menyelamatkan bumi kita, menjadikannya tempat hidup yang lebih baik…MAKANAN DAN MINUMAN

1. Kurangi konsumsi daging—bervegetarian adalah yang terbaik! Berdasarkan penelitian, untuk menghasilkan 1 kg daging, sumber daya yang dihabiskan setara dengan 15 kg gandum. Bayangkan bagaimana kita bisa menyelamatkan bumi dari kekurangan pangan jika kita bervegetarian. Peternakan juga penyumbang 18% “jejak karbon” dunia, yang mana lebih besar dari sektor transportasi (mobil, motor, pesawat, dll). Belum ditambah lagi dengan bahaya gas-gas rumah kaca tambahan yang dihasilkan oleh aktiitas peternakan lainnya seperti metana yang notabene 3 kali lebih berbahaya dari CO2 dan gas NO yang 300 kali lebih berbahaya dari CO2. Dan yang pasti banyak manfaat kesehatan dan spiritual dari bervegetarian. Anda akan menjadi lebih sehat dan pengasih.

2. Makan dan masaklah dari bahan yang masih segar. Menghindari makanan yang sudah diolah atau dikemas akan menurunkan energi yang terbuang akibat proses dan transportasi yang berulang-ulang. Makanan segar juga lebih sehat bagi tubuh kita.

3. Beli produk lokal, hasil pertanian lokal sangat murah dan juga sangat menghemat energi, terutama jika kita menghitung energi dan biaya transportasinya. Makanan organik lebih ramah lingkungan, tetapi periksa juga asalnya. Jika diimpor dari daerah lain, kemungkinan emisi karbon yang dihasilkan akan lebih besar daripada manfaatnya.

4. Daur ulang aluminium, plastik, dan kertas. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa menggunakannya berulang-ulang. Energi untuk membuat satu kaleng alumunium setara dengan energi untuk menyalakan TV selama 3 jam.

5. Beli dalam kemasan besar. Akan jauh lebih murah, juga menghemat sumber daya untuk kemasan. Jika terlalu banyak, ajaklah teman atau saudara Anda untuk berbagi saat membelinya.

6. Matikan oven Anda beberapa menit sebelum waktunya. Jika tetap dibiarkan tertutup, maka panas tersebut tidak akan hilang.

7. Hindari fast food. Fast food merupakan penghasil sampah terbesar di dunia. Selain itu konsumsi fast food juga buruk untuk kesehatan Anda.

8. Bawa tas yang bisa dipakai ulang. Bawalah sendiri tas belanja Anda, dengan demikian Anda mengurangi jumlah tas plastik/kresek yang diperlukan. Belakangan ini beberapa pusat perbelanjaan besar di Indonesia sudah mulai mengedukasi pelanggannya untuk menggunakan sistem seperti ini. Jadi sambutlah itikad baik mereka untuk menyelamatkan lingkungan.

9. Gunakan gelas yang bisa dicuci. Jika Anda terbiasa dengan cara modern yang selalu menyajikan minum bagi tamu dengan air atau kopi dalam kemasan. Beralihlah ke cara lama kita. Dengan menggunakan gelas kaca, keramik, atau plastik food grade yang bisa kita cuci dan dipakai ulang.

10. Berbelanjalah di lingkungan sekitar Anda. Akan sangat menghemat biaya transportasi dan BBM Anda.

11. Tanam pohon setiap ada kesempatan. Baik di lingkungan ataupun dengan berpartisipasi dalam program penanaman pohon. Bisa dengan menyumbang bibit, dana, dan lain-lain. Tergantung kesempatan dan kemampuan Anda masing-masing.

DI RUMAH

1. Turunkan suhu AC Anda. Hindari penggunaan suhu maksimal. Gunakan AC pada tingkatan sampai kita merasa cukup nyaman saja. Dan cegah kebocoran dari ruangan ber-AC Anda. Jangan biarkan ada celah yang terbuka jika Anda sedang menggunakan AC Anda karena hal tersebut akan membuat AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan Anda. Pada akhirnya hal ini akan menghemat tagihan listrik Anda.

2. Gunakan timer untuk menghindari lupa mematikan AC. Gunakanlah timer sesuai dengan kebiasaan Anda. Misalnya jam kantor Anda adalah pukul 8.00 sampai 17.00. Set timer AC Anda sesuai dengan jam kantor tersebut. Dengan begitu tidak ada lagi insiden lupa mematikan AC hingga keesokan harinya.

3. Gunakan pemanas air tenaga surya. Meskipun lebih mahal, dalam jangka panjang hal ini akan menghemat tagihan listrik Anda. (Bahkan saat ini sudah ada penerang jalan dengan tenaga surya).

4. Matikan lampu tidak terpakai dan jangan tinggalkan air menetes. Selain menghemat energi dan air bersih, ini akan menghemat banyak tagihan Anda.

5. Gunakan lampu hemat energi. Meskipun lebih mahal, rata-rata mereka lebih kuat 8 kali dan lebih hemat hingga 80 % dari lampu pijar biasa.

6. Maksimalkan pencahayaan dari alam. Gunakan warna terang di tembok, gunakan genteng kaca di plafon, maksimalkan pencahayaan melalui jendela.

7. Hindari posisi stand by pada elektronik Anda! Jika semua peralatan rumah tangga kita matikan (bukan dalam posisi stan by) maka kita akan mengurangi emisi CO2 yang luar biasa dari penghematan energi listrik. Gunakan colokan lampu yang ada tombol on-off-nya. Atau cabut kabel dari sumber listriknya.

8. Jika pengisian ulang baterai Anda sudah penuh, segera cabut! Telepon genggam, pencukur elektrik, sikat gigi elektrik, kamera, dan lain-lain. Jika sudah penuh segera cabut.

9. Kurangi waktu dalam membuka lemari es Anda. Untuk setiap menit Anda membuka pintu lemari es. Akan diperlukan 3 menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu yang diinginkan.

10. Jangan membeli bunga potong. Jika daerah Anda bukan penghasil bunga hias, maka bisa dipastikan bunga itu dikirim dari tempat lain. Hal ini akan menghasilkan “jejak karbon” yang besar.

11. Potong makanan dalam ukuran yang lebih kecil. Ukuran potongan yang lebih kecil akan menggunakan energi lebih sedikit untuk memasaknya.

12. Gunakan air dingin untuk mencuci dan cucilah dalam jumlah banyak. Jika Anda memiliki keluarga kecil, tidaklah perlu setiap hari mencuci. Kumpulkanlah sampai kapasitas mesin cuci Anda terpenuhi, hal ini akan menghemat air, mengurangi pemakaian listrik dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen Anda.

13. Gunakan deterjen dan pembersih ramah lingkungan. Saat ini mungkin harganya memang lebih mahal. Tetapi bila Anda mampu, lakukanlah demi masa depan anak cucu kita.

14. Gunakan ulang perabotan rumah Anda. Jika Anda sudah bosan dengan perabotan Anda, Anda bisa melakukan obral di garasi rumah, berikan kepada orang lain. Atau bawa ke pengerajin untuk dimodifikasi sesuai keinginan Anda.

15. Donasikan mainan yang sudah tidak pantas untuk umur anak Anda. Hal ini akan mengurangi produksi mainan-mainan yang hanya akan terus menghabiskan sumber daya bumi kita.

16. Jika menggunakan deodorant atau produk-produk semprot lainnya, jangan menggunakan aerosol. Pilihan spray dengan kemasan botol kaca akan lebih baik. Aerosol juga penyumbang besar dalam pencemaran udara kita.

DALAM PEKERJAAN

1. Makan siang dikantor. Jika kita sering makan diluar kantor dengan bungkusan dan rutin, lebih baik jika Anda membeli kotak makan atau tempat minum yang kuat dan bisa dipakai berulang kali. Hindari media bungkus plastik atau stereofoam (Berasal dari minyak bumi dan susah untuk diuraikan).

2. Gunakan kertas lebih sedikit. Gunakan e-mail internal Anda dan software perkantoran untuk membuat laporan internal. Cetaklah laporan/presentasi hanya jika diperlukan untuk melakukan kesepakatan dengan pihak luar.

3. Matikan peralatan kantor Anda. Matikan dari sumbernya. Jangan dibuat stand by, matikan UPS dan trafo. Jika perlu cabut dari sumber listriknya.

4. Gunakan e-banking. Alihkan tagihan kartu kredit Anda melalui penagihan lewat e-mail, beberapa bank di Indonesia sudah dapat melakukannya. Bank-bank di Indonesia saat ini umumnya telah menyediakan fasilitas e-banking yang sangat lengkap. Kita bisa melakukan hampir semua transaksi pembayaran, transfer, pembelian voucher, dan lain-lain melalui internet banking, bahkan mobile banking.Memaksimalkan penggunaan e-banking akan menghemat banyak waktu dan biaya Anda. Anda telah menghemat dan meyelamatkan banyak pohon dan konsumsi CO2 untuk proses pembuatan kertas. Anda juga menghemat sangat banyak konsumsi BBM yang dibutuhkan untuk pergi ke bank atau ke ATM.Mulailah belajar untuk menggunakan e-banking bila Anda belum biasa untuk menggunakannya. Jangan mengkhawatirkan masalah keamanan karena teknologi pengamanan jaringan perbankan saat ini sudah sangat canggih. Tidak akan ada masalah dalam hal keamanan apabila Anda mengikuti dengan baik cara-cara dan panduan yang disarankan untuk melakukan transaksi online dengan aman.

5. Bagi industri, mulailah untuk menggunakan sumber energi yang dapat diperbaharui (tenaga angin, air, surya, dll). Gunakan peralatan yang hemat listrik dan hemat energi, serta buatlah kebijakan/peraturan penghematan energi dan sumber daya di perusahaan Anda. Pilihlah teknologi yang ramah lingkungan, dan lakukanlah manajemen yang baik untuk menangani limbah industri Anda.Edukasi karyawan Anda untuk terbiasa bertanggung jawab dalam penggunaan energi dan sumber daya perusahaan. Tingkatkanlah kesadaran mereka mengenai kecintaan terhadap lingkungan, tidak dengan hanya membuat peraturan dan hukuman.Berkontribusilah bagi perlindungan dan keselamatan lingkungan sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan Anda. Lakukanlah program penanaman pohon, pembersihan lingkungan, dll. Pada akhirnya hal tersebut juga akan memberikan keuntungan bagi perusahaan Anda karena citra perusahaan Anda akan terangkat sebagai perusahaan yang beradab dan berbudaya.

DALAM PERJALANAN

1. Berliburlah di dalam negeri dan gunakanlah transportasi darat! Sebab berlibur akan sangat meningkatkan jejak karbon Anda. Terutama jika dilakukan dengan menggunakan pesawat. Hal ini dapat mengurangi banyak sekali emisi karbon.Pesawat terbang merupakan penyumbang gas rumah kaca yang lebih signiikan daripada mobil atau kendaraan darat lainnya.

2. Kurangi perjalanan bisnis Anda. Teknologi sekarang sangat memungkinkan untuk melakukan teleconference, juga menyediakan begitu banyak metode berkomunikasi via internet. Ditambah lagi dengan makin murahnya biaya internet, Anda akan menghemat banyak pengeluaran perjalanan Anda, dan tentunya mengurangi jejak karbon Anda secara signiikan. Pengecualian dapat dilakukan untuk transaksi yang membutuhkan tanda tangan Anda atau yang benar-benar membutuhkan kehadiran Anda.

3. Gunakan handuk hotel Anda lebih dari satu hari. Anda akan menghemat salah satu seumber daya terpenting, yaitu air, dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen yang dipakai. Lebih jauh lagi, Anda menghemat energi dari mesin pencuci dan pengering yang digunakan.

SAAT MENGEMUDI

1. Gunakan mobil antar jemput untuk sekolah anak Anda, hal ini akan sangat mengurangi beban BBM Anda, sopir, dan cicilan kendaraan. Jika belum ada, mungkin Anda bisa memulainya, dan menjadikan sebagai bisnis Anda.

2. Kecil itu indah dan hemat. Jika Anda tidak bisa lepas dari penggunaan mobil, gunakanlah city car atau mobil dengan bahan bakar bio fuel, elektrik, hibrida, bahkan hidrogen, tergantung dari kemampuan Anda masing-masing. Tidak perlu membeli SUV besar 4 x 4 jika Anda tidak bekerja dipertambangan atau perkebunan. Gunakan kendaraan hibrida bila Anda mampu membelinya.

3. Ganti bahan bakar Anda! Gunakan bahan bakar alami atau yang dapat diperbaharui (di Indonesia tersedia bio solar dan bio pertamax). Luar biasa jika bisa Anda bisa menggunakan bahan bakar hidrogen.

4. Cek tekanan angin ban dan jadwal service Anda. Dari beberapa survei dipercaya menjaga kondisi mobil Anda pada kondisi optimal akan menghemat 5% penggunaan bahan bakar Anda.

5. Sewa mobil saat diperlukan. Jika mobil bukan sarana utama Anda maka menyewa adalah pilihan yang baik. Termasuk jika Anda hanya memerlukan kendaraan besar (Family Car atau SUV) untuk beberapa kesempatan saja. Penghematan dari cicilan ataupun bahan bakar harian Anda akan sangat terasa.

6. Matikan mesin saat menunggu di sekolah anak Anda atau saat terjadi kemacetan total. Ini sangat sering terjadi. Panas saat menunggu bisa dikurangi dengan menggunakan kaca ilm yang baik atau penghalang matahari yang banyak dijual di toko aksesoris mobil. Atau parkirkan mobil Anda ditempat yang rindang.

7. Berbagilah! Carilah rekan kerja, teman yang area kerjanya sejalan dengan tujuan kerja Anda. Anda bisa berbagi biaya perjalanan dengan mereka.

8. Belajarlah cara mengemudi yang baik. Ganti perseneling lebih awal bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 15%. Jika mendekati kemacetan atau lampu lalu lintas berhentilah perlahan bukan dengan rem mendadak. Hindarkan mengemudi dengan kasar. Pindahkan gigi saat mencapai 2500-3000 rpm. Dan mengemudilah di batasan 1500-3000 rpm, beberapa survei mendapatkan hasil yang memuaskan dalam kehematan BBM dalam range tersebut.

ELEKTRONIK

1. Go rechargeable, gunakan peralatan dengan baterai yang bisa diisi ulang. Jika harus menggunakan yang satu kali buang gunakan lithium-ion (Li-Ion) dan nickel metal hydride (NiMH) sangat hemat biaya, efektif!

2. Utamakan hemat energi saat membeli peralatan elektronik. Misalnya pilihlah TV LCD daripada TV CRT (TV tabung konvensional). Carilah AC atau kulkas dengan konsumsi listrik terendah, dll. Saat ini tidak terlalu sulit untuk menemukan produk elektronik hemat energi karena produsen beramai-ramai mulai memfokuskan strategi pemasarannya ke produk-produk seperti itu. Lihat saja dari seberapa sering Anda melihat iklan-iklan AC hemat energi di media cetak maupun elektronik.

3. Gunakan lebih lama. Jangan mudah berganti alat elektronik yang memiliki fungsi sama. Jika terpaksa dilakukan, donasikan barang Anda yang lama.

ALAT KEBERSIHAN

1. Cleaner, greener, meaner. Meskipun masih lebih mahal, produk kebersihan yang ramah lingkungan sudah mulai hadir di supermarket. Belilah bila Anda mampu. Namun sebenarnya cuka dan baking soda bisa digunakan untuk pembersihan hampir barang apapun. Campurlah cuka dengan air hangat (50:50), larutan cuka air tersebut dapat digunakan sebagai pembersih serba guna.. Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan bau pada karpet.

2. Pastikan rumah Anda memiliki sirkulasi udara yang baik. Ini sangat penting agar energi dan racun sekitar kita cepat bersih. Terutama saat membersihkannya.

3. Untuk kesegaran ruangan, tempatkan tumbuhan yang bisa hidup di dalam ruangan, akan sangat membantu kesegaran lingkungan Anda.

4. Untuk penanganan barang beracun, segera hubungi dinas kebersihan atau lingkungan di lingkungan Anda.

sumber:
E-book GLOBAL WARMING
Selengkapnya...

AYO KITA HEMAT KERTAS!

Tahukah Anda, untuk menghasilkan 15 rim kertas A4 dibutuhkan satu pohon yang berusia 10 tahun? Dan untuk penebangan satu pohon berarti menghilangkan sumber oksigen untuk dua orang. Bayangkan berapa pohon yang harus ditebang untuk memenuhi kebutuhan kertas di kantor dalam sehari. Mulailah menghemat kertas dari sekarang! Ini bisa dilakukan dengan beberapa cara:1. Mengecek dokumen sebelum dicetak untuk menghindari kertas yang terbuang akibat kesalahan, misalnya salah ketik atau salah penomoran halaman.

2. Memanfaatkan kertas bekas yang bagian belakangnya belum terpakai. Kertas bekas yang tidak lecek dan hanya berisi teks masih bisa diproses dengan baik oleh printer. Sebaliknya, kertas lecek dan penuh gambar bisa membuat proses pencetakan di dalam printer menjadi macet.

3. Cetak dalam satu lembar, bisa dengan cara mencetak bolak-balik atau mencetak dua halaman atau lebih dalam satu lembar. Tip ini juga bisa menghemat staple dalam satu tahun. Menurut Friends of The Earth, jika setiap orang hanya menggunakan satu staple saja setiap hari, maka langkah ini dapat mengurangi penggunaan 120 ton baja dalam setahun.

4. Usulkan penggunaan kertas daur ulang. Produksi kertas daur ulang mampu menghemat 70% energi daripada kertas biasa. Sebab dari setiap ton kertas yang didaur ulang, kita bisa menghemat 7000 galon air, 380 galon minyak dan sejumlah listrik yang cukup untuk digunakan di rumah rata-rata untuk enam bulan.

5. Kurangi pekerjaan dengan menggunakan mesin fax. Ganti pengiriman surat melalui e-mail dan ganti fungsi fotokopi dokumen dengan scan.

6. Hemat penggunaan tisu, saat selesai makan atau saat ke toilet.

Ayo hemat kertas,selamatkan pohon jangan mengeprint artikel ini jika tidak benar-benar perlu

Sumber:
Reader’s Digest Indonesia Edisi Khusus Langkah Hijau Selamatkan Bumi
Selengkapnya...


ShoutMix chat widget